Kala malam berlabuh
hatiku pedih
hatiku pedih
sakit lukanya terhiris
tajamnya bisa yang menikam.
Saat itu
jiwa mati
lemah longlai seluruh tubuh
Dalam kepayahan kugagahkan kaki untuk berdiri
melawan arus
ku tekadkan semangat
segala onak dan duri ku redahi
walau sakit
ku gagahi jua
kerana......
di penghujungnya akan ku temui sinarnya
Tajam bisa yang menikam
peritnya tidak tertahan
Aku berlari dan terus berlari
mencari sinar yang hakiki
sejauh mana lagi akan kutujui
perlukah aku terus meredah onak duri
dan menongkah arus gelora
sedangkan aku sendiri tak pasti
sedangkan aku sendiri tak pasti
ke mana menghilangnya sinar itu
Dalam kelam malam aku mencongak diri
mencari kekuatan dan
keredhaan Ilahimasihkah ada sinar itu untukku?
No comments:
Post a Comment